• b1
  • b3
  • B6
  • Slide PPDB 4

Welcome To SMA N 1 TUAL, PPDB Telah dibuka Silahkan kunjungi www.ppdb.smansatual.sch.id Untuk Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru 2019/2020

Pencarian

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 TUAL

NPSN : 60100819

Jl.Karel Sadsuitubun, Kota Tual. Maluku


info@smansatual.sch.id

TLP : 0916 � 21275


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 61978
Pengunjung : 22551
Hari ini : 16
Hits hari ini : 40
Member Online : 0
IP : 3.84.130.252
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Memaknai Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia




Berawal dari tanggal 17 Agustus 1945 dimana Presiden pertama Republik Indonesia Bapak Ir. Soekarno membacakan Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, yang bertempat di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 di Jakarta Pusat. Setelah Kota Nagasaki dan Hirosima di Bom atom oleh Amerika Serikat Pada tanggal 06 Agustus 1945 yang pada saat itu jepang sedang menjajah Bangsa Indonesia, momentum itu lalu di manfaatkan oleh Bangsa Indonesia Untuk memproklamasikan kemerdekaan dan di jadikanlah hari itu tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

foto_1_proklamasi_indonesia


Harus kita ketahui kemerdekaan Indonesia bukan merupakan hadiah dari siapapun juga, tapi kemerdekaan Indonesia adalah hasil jerih payah perjuangan oleh para pejuang dan pahlawan kita yang berupaya membebaskan Bangsa Indonesia dari tangan para penjajah.

Bisa kita lihat cara masyarakat kita mengekspresikan kemerdekaan di hari kemerdekaan, baik yang di kota maupun yang ada di daerah, berbagai lomba, berbagai pertunjukan kita semarakkan, dari lomba makan kerupuk, lomba tarik tambang, lomba balap karung, festifal budaya dan lain sebagainya, bila kita lihat maknanya tentu dari seluruh kegiatan yang ada di masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan bukanlah hanya sebatas hura-hura tanpa arti.

 

Lomba Balap Karung


Merayakan kemerdekaan adalah momentum mengingat kembali perjuangan bangsa, hingga kita menjadi bangsa yang merdeka, merdeka dari tekanan bangsa asing, merdeka untuk menjadi bangsa yang berdaulat, sehingga kita dapat menentukan nasib bangsa kita sendiri. Merayakan Kemerdekaan bukan lah hura-hura saja, disana ada nilai nasionalisme, merayakaan kemerdekaan adalah mengingat kembali, agar jiwa patriotisme dan nasionalisme bangsa kita tidak tergerus oleh jaman yang membuat kita lupa akan perjuangan dan mudahnya melakukan perpecahan. Merayakan kemerdekaan ada nilai kebersamaan dan persatuan, berkumpulnya kita dalam berbagai lomba dan festifal budaya tentunya memper erat silaturahim, sehingga dapat memupuk persatuan dan kesatuan bangsa kita.

Perayaan kemerdekaan juga di manfaatkan sebagai ajang mengenal budaya agar tidak luntur oleh jaman, di era yang bebas ini tentunya kita harus pandai-pandai memilih suatu tren, jangan sampai hingga kita tidak mengenal lagi budaya asli bangsa kita. Kenapa saya katakan bebas ? era teknologi internet adalah budaya bebas berbagai hal apapun bisa kita dapatkan dari sana, baik itu yang buruk atau yang bermanfaat. Internet adalah teknologi bebas, berbagai informasi ada disana bahkan banyak propaganda paham-paham yang tidak sejalan dengan idiologi bangsa berhamburan di didalamnya, tentu sebagai generasi bangsa kita harus lebih bijak menyikapi segala informasi yang ada.

Harus di akui memang kemerdekaan bangsa ini belum mampu dirasakan oleh seluruh rakyat indonesia, masih banyak anak-anak yang belum bisa sekolah, masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam kelaparan, tapi bukan berarti kita harus menghentikan merayakan kemerdekaan ini, Kita harus percaya pada Pemerintah, bahwa Pemerintah selalu mengupayakan agar seluruh rakyat Bangsa ini menjadi Rakyat yang makmur, berkecukupan dan merasa aman tinggal di negeri ini, harus kita ketahui mengurus bangsa ini bukan lah seperti mengurus dua atau tiga orang anak, mengurus bangsa ini mengurus 261,1 juta jiwa dengan pemikiran dan latar belakang masalah yang berbeda.
Momentum Kemerdekaan ini marilah kita tingkatkan persatuan dan kesatuan, bukan membuat informasi provokatif yang memecah belah bangsa kita, kemerdekaan bangsa kita sudah di bayar mahal oleh para pahlawan kita, di bayar dengan harta dan nyawa.
Generasi kita harus lah generasi yang ingat akan sejarah, negara ini bukan milik seseorang, negara ini bukan juga milik kelompok tertentu, negara ini adalah milik Tuhan Yang Maha Esa yang di titipkan oleh Seluruh Rakyat Indonesia melalui para Pejuang dan Sebagai generasi muda kita lah yang wajib menjaga dan mempertahankanya.

Sebagai penerus bangsa, haruslah kita selalu memotifasi diri untuk meningkatkan kemampuan kita dalam berbagai bidang ilmu, generasi bangsa harus mampu bersaing dalam pentas nasional maupun internasional, dan bukan menjadi generasi yang abal-abal, bukan menjadi generasi yang mabuk-mabukan, bukan generasi yang menyalahgunakan narkoba dan melakukan hal terlarang lainya.
Dalam momentum hari kemerdekaan, marilah kita bersuka cita, menunjukan pada dunia, ini adalah Negeri ku, Negeri yang masih bersatu, tunjukan bahwa kita bangga akan negara Indonesia, bukan negeri yang sepi dan rakyat yang tidak peduli terhadap momentum terbesar negara, yaitu hari KEMERDEKAAN.

Masih kah kita merasa tidak pantas merayakan kemerdekaan karna melihat sebagian saudara kita yang masih kelaparan ? mereka sedang di usahakan Pemerintah, dan Perayaan Kemerdekaan bukanlah hura-hura tapi mengingat perjuangan kemerdekaan bangsa dan memupuk persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Editor : Ariyadi,S.Kom




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas